Psikologi untuk Negeri

Psikologi Untuk Negeri (PuN) merupakan program terbaru dan salah satu dari tiga program unggulan BEM Fakultas Psikologi Universitas Indonesia 2016. Psikologi Untuk Negeri memiliki  kelompok kerja yang terdiri dari 30 orang (termasuk ketua dan wakilnya). Program kerja ini  bertujuan untuk menciptakan community development di daerah yang strategis sehingga keberlanjutan atas kebermanfaatan dari program kerja ini dapat dipertahankan.

Asesmen Psikologi untuk Negeri Tiga

Asesmen Psikologi untuk Negeri Dua

 

Indikator dari lokasi yang dituju antara lain tingginya angka putus sekolah dan belum adanya sekolah informal di daerah tersebut. Hal ini didasari pada pemikiran bahwa rendahnya pendidikan akan bersentuhan dengan rendahnya ekonomi. Dan rendahnya ekonomi mengakibatkan rendahnya kesejahteraan, termasuk kesejahteraan psikologis.  Dalam memilih lokasi sasaran yang sesuai dengan indikator tersebut, kami melakukan peninjauan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok dan Laporan Tahunan Kecamatan Cipayung. Data-data tersebut kami cek dan tinjau kembali secara langsung dengan turun ke lokasi yang bersangkutan. Di samping itu, Koordinator Bidang Sosial Politik dan Kepala Departemen Pengabdian Masyarakat BEM Fakultas Psikologi UI 2016 serta SC dan Ketua/Wakil Kelompok Kerja (Pokja) Psikologi untuk Negeri (PuN) melakukan konsultasi dengan dosen yang ahli dalam bidang sosial dan intervensi demi meminimalisir kesalahan dalam pengambilan keputusan kedepannya. Telah ditetapkan bahwa rangkaian kegiatan PuN pada Tahun 2016 hanyalah sebatas asesmen dan presentasi rancangan program intervensi kepada ketua RT dan tokoh masyarakat di lokasi bersangkutan.

 

Setelah terbentuknya tim sejumlah 30 orang, Pokja Psikologi untuk Negeri segera bergerak untuk mencari data kuantitatif terkait lokasi di daerah yang strategis yang sesuai dengan kriteria lokasi yang disasar, yaitu tingginya angka putus sekolah dan belum adanya sekolah informal di daerah tersebut. Hal ini didasari pada pemikiran bahwa rendahnya pendidikan akan bersentuhan dengan rendahnya ekonomi. Dan rendahnya ekonomi mengakibatkan rendahnya kesejahteraan, termasuk kesejahteraan psikologis. Tanpa adanya taraf pendidikan yang lebih baik, maka kesejahteraan ekonomi dan psikologis dari masyarakat pun tidak akan meningkat. Berdasarkan data yang telah diperoleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok, daerah dengan tingkat pendidikan yang masih kurang di daerah Depok berada pada Kecamatan Cipayung. Pokja akhirnya segera mendatangi Kecamatan Cipayung untuk mengklarifikasi dan meminta data lebih lanjut terkait data pendidikan yang ada. Kami pun diarahkan menuju Kelurahan Pondok Jaya.

Setelah beberapa kali berkunjung, terdapat dua RW yang kondisinya paling membutuhkan dan sesuai dengan kriteria yang disasar, yaitu RW 03 dan RW 04. Kondisi keduanya tidak berbeda jauh. Hal yang membedakan dari kedua RW adalah sistem yang berlangsung pada kedua wilayah tersebut. Berdasarkan bimbingan dengan dosen dan hasil need assessment, lokasi yang telah kami tetapkan sebagai daerah sasaran untuk membentuk community development adalah RT 07 RW 03 Kelurahan Pondok Jaya. Saat ini, Pokja telah menemukan bahwa kondisi di daerah sasaran sangat memprihatinkan. Selain pendidikan yang masih dirasa kurang, perilaku warga juga perlu diberikan intervensi sehingga memiliki kesejahteraan yang lebih baik.

Asesmen Psikologi untuk Negeri Satu

 

Asesmen Psikologi untuk Negeri Empat